Senin, 27 Agustus 2012

SK-II Facial Treatment Cleansing Oil

SK-II. Buat yang cinta sama dunia per-MAKEUP-an dan per-SKINCARE-an pasti nggak asing dong sama brand premium ini (bok, harganya bok lumayan bikin nyikat tabungan) -_______-

Daridulu udah sering baca review sana-sini yang muji-muji kehebatan brand SK-II ini. tapi to be honest, dulu masih nggak berani nyoba. soalnya  balik lagi harganya yang mehong tadi. Tiap jalan-jalan ke Sogo Tunjungan Plaza, nggak berani mampir counter SK-II, paling banter cuman ngelirik-ngelirik doang hahahah. selain karena harganya mahal, banyak juga yang nggak cocok sama brand ini, breakout parah katanya.


kemudian pada suatu hari, aku membulatkan tekad untuk mencoba brand ini ! (pasang ikat kepala)
karena masih newbie, aku putuskan untuk mencoba yang paling "penting" di antara rangkaiannya (alesan sebenarnya sih ngirit duit). jadinya aku membeli
Facial Treatment Essence --- yang terkenal buanget itu lhoooo.
Facial Treatment Clear Lotion --- Toner
dannn Facial Treatment Cleansing Oil
*untuk FTE dan FT clear Lotion review menyusul yaa*

kenapa aku membeli FTCleansing Oil? karena aku ke mana-mana pakai sunblock dan bedak tabur. menurut hasil googling sana-sini, pake cleansing oil itu lebih bersih buat bersihin sisa-sisa make up (sunblock termasuk makeup juga nggak?) -_______-
whatever lah yaaa.

ini dia penampakan SK-II Facial Treatment Cleansing Oilnya (ukuran 250 ml)





bersama teman-teman perjuangannya *FTE & FT Clear Lotion*

*nampang dulu ah*


so far menurutku SK-II FT Cleansing Oil ini bekerja cukup baik kok di aku. bisa bersihin make-up yang berat juga, tapi setelah pake Facial Treatment Cleansing Oil ini tetep aja aku lanjutkan dengan cuci muka pake sabun aku sendiri.

ini dia cara pakai dan bukti ampuh tidaknya si cleansing oil milik SK-II
1. ambil beberapa tetes cleansing oil
2. usapkan pada wajah, kemudian pijat-pijat sampai berubah menjadi putih cleansing oilnya, atau sampai makeup "luntur" (jangan di kasi air dulu)
3. kasih air dikit di wajah
4. pijat-pijat lagi
5. bilas wajah sampe bersih pake air

*testing pake lipstick, eyeliner, mascara, dan eyeshadow*


*ambil beberapa tetes di tangan*


*gosokan pertama*


*gosokan kedua*


*TADAAAA setelah dibilas air*

 
overall menurutku bagus ya si cleansing oil punya SK-II ini. nggak bikin kulit kering, hasil menghapus make-upnya pun bagus. yang nggak bagus cuman harganya aja sih.

ohya aku beli di id.bestbuy-world.com/ waktu itu sekitar 500ribuan, lagi ada diskon :p

BEASISWA

Beasiswa. 
well, siapa yang nggak suka dapet beasiswa? ;)

jadi postingan kali ini dibuat karena saking seringnya dapet informasi dan pertanyaan tentang beasiswa

"njung, ada beasiswa xxx nih, lumayan lho sebulan dapet xxxx selama kuliah s1"
"njung, nggak apply beasiswa xxxx? gampang kok persyaratannya"
"eh ada beasiswa ini lho..."

sebelum tulisan berlanjut, beasiswa di sini yang aku bahas beasiswa selama kuliah s1 yaa, dan aku sekarang lagi kuliah semester 7, di universitas Airlangga.

back to the topic, beasiswa. tiap aku ditawarin/ditanya tentang mau apply beasiswa ato enggak, aku selalu jawab enggak. ato sekedar "ohhh thankyou infonya" ato kadang diem doang. kenapa?

karena aku merasa belum membutuhkan. aku merasa masih jauh dan banyaaak banget teman-teman lain yang lebih membutuhkan "kucuran uang cuma-cuma" ini daripada aku.

bukan sombong sok kaya kok, enggak
SPP kuliahku yang cuman Rp 1.000.000 tiap semesternya, masih bisa diatasi sama kedua orang tuaku. Mereka malah terkadang menyindir, "lahhh spp-mu kok lebih murah dari pada spp TK-nya dek xxx?" really? SPP TK sekarang segitu? -___-

enggak, orang tuaku bukan milyader kok, tapi ya nggak kekurangan juga :)
balik lagi, aku merasa masih banyak yang jauh lebih membutuhkan "kucuran dana" itu, daripada aku.

kenapa aku tiba-tiba punya pikiran nggak mau apply?
berawal dari kejadian-kejadian saat aku SMA.
Jadi SMA aku itu, salah satu SMA yang "sangat murah hati". Dana keringanan banyaaaak banget. dan cara apply-nya pun gampang banget (well, this is why i'm proud to be a part of em, SMAN 4 SURABAYA).
saking gampangnya, BANYAK BANGET TEMAN-TEMAN YANG APPLY. SAMPAI YANG SEBENARNYA MAMPU JUGA BANYAK YANG APPLY -________-
padahal, itu ditujukan untuk teman-teman yang keluarganya "kurang mampu". Saking niatnya, teman-teman banyak lho yang rela "ngaku-ngaku" miskin dengan nekat bikin SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu). Iya, syarat beasiswa ini cuman SKTM aja.
Sedihnya, duitnya sama mereka dibuat jalan-jalan. Dibuat Belanja.
Pernah denger percakapan teman sekelas
"eh di Mall ini lagi diskon lho..."
"yuk! eh tapi tunggu beasiswa aku turun ya"
Sedih. Menurut aku, daripada dipakai sama mereka belanja, mending dialokasikan ke temen yang meskipun sudah dapet potongan beasiswa, masih merasa keberatan. 
Ada temen aku si X, bapaknnya sudah tidak bisa bekerja karena stroke dan ibunya hanya ibu rumah tangga biasa. Tentu SPP yang hanya 70.000 per bulan (yang seharusnya 200.000), meski sudah mendapat potongan beasiswa, masih terasa berat baginya.
daripada buat "mbayarin" orang belanja, mending buat nambalin dia kan?
Tega benerr lah itu yang ngaku-ngaku miskin. pikirku waktu itu.
     Selain beasiswa untuk yang tidak mampu, SMA-ku dulu juga ngasih beasiswa buat anak-anak yang Ranking. Rangking 1 dikelas, dan ranking 1-10 se-Sekolah. Alhamdullillah, aku beberapa kali dapet (IYAA BENERAN DAPET, TANJUNG KAGA BEGO-BEGO BANGET -___-). Bentuknya berupa bebas SPP pada semester depan, setelah kamu Ranking.
    Beberapa kali dapet bebas SPP, aku ga pernah "ambil". aku selalu ke ruang pembayaran, bilang sama petugasnya, "Pak, Beasiswa saya alihkan untuk si X ya, jangan bilang dia". Jadi tetep aja aku bayar SPP dari awal semester sampe lulus.
    Suatu saat pernah, si X kembali ke kelas setelah ijin ke ruang pembayaran SPP dengan wajah bingung "eh kok katanya SPP-ku udah dibayar ya? Perasaan belum. tapi bapaknya ngeyel. Alhamdulillah lah tapi, bisa buat bayar listrik" :)
to be honest, aku dalam hati senengnya ga karuan. ga nyangka, hal kecil gitu, bisa besar artinya buat orang lain :) :) :)

oke, kadang ada yang bilang
"loh tapi ini bukan beasiswa buat orang kurang mampu njung, ini beasiswa karena kita pintar. karena kita IPK-nya bagus!"

:) :) :) :) tetep aja, menurutku masih banyaaaak yang pinter IPK-nya bagus, tapi jauh lebih benar-benar membutuhkan daripada aku :) :) :)


"Kalo beasiswa sekolah S2 di luar negeri nanti njung?" 
itu beda cerita. aku dan keluargaku sepertinya masih belum mampu menjangkau, kalau sekolah di luar negeri atas biaya sendiri :)

Itu pendapatku tentang BEASISWA. punya pendapat beda? Silahkan. semua bebas berpendapat kan :)


NB : this is pure my own personal thoughts ya. nggak ada niat nyindir siapa-siapa :)